MOJOKERTO, LINTARAYA NEWS - Halaman utama Sekolah Polisi Negara (SPN) Jawa Timur mendadak berubah mencekam. Sebuah prosesi sakral yang seharusnya penuh kebanggaan justru berujung pada kekacauan berdarah. Pada Kamis (2/7/2026), insiden penembakan yang diduga dilakukan oleh oknum perusuh mencuat tepat di tengah upacara pelantikan Siswa Bintara Polri, hingga memakan korban luka dari kalangan tamu undangan di lapangan.
Kejadian nahas ini seketika jadi perhatian publik. Berdasarkan hasil penelusuran di lokasi, fakta terungkap bahwa rangkaian kegiatan awalnya berjalan sangat khidmat. Seluruh hadirin sempat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Polri dengan lantang. Upacara bergengsi tersebut dikomandoi langsung oleh Brigadir Polisi rdszero24, sementara Iptu BgJago018 selaku Kepala SPN mengambil posisi sebagai Inspektur Upacara. Namun, polemik keamanan mendadak meledak ketika proyektil liar menyasar barisan kerumunan.
Meskipun ancaman fisik nyata terjadi di depan mata, pimpinan upacara menolak untuk membubarkan barisan. Prosesi pelantikan dan pembacaan sumpah tetap dieksekusi secara resmi. Menurut keterangan narasumber di lapangan, Iptu BgJago018 tetap konsisten memberikan instruksi moral kepada para lulusan di tengah situasi krisis tersebut.
"Ya saya harap kalian bisa lah baik sesama letting kan," ujar Iptu BgJago018, Kamis (2/7/2026).
Buntut dari rentetan kekacauan tersebut, ketegangan semakin memuncak saat petinggi kepolisian mengambil alih mimbar utama. Brigjen Pol Lunatical_ReinaLR selaku Kasetukpa mempertegas aturan mutlak bagi para anggota baru tanpa rasa gentar sedikit pun. Pernyataan kerasnya membuka fakta baru mengenai kelalaian fatal yang selama ini kerap dilakukan oleh para personel kepolisian.
"Kalian di sini sama rata, ya anggap aja kalian ini grinding lah atau push rank. Yang paling penting Peraturan Kapolri tentang sanksi. Karena saya udah muak perbuatannya dengan alasan yang lupa, yaitu penggunaan Seragam Polri di luar game atau tidak menggunakan pakaian lengkap. Ya kalau sudah kena ya kayak nasi seperti bubur," tegas Brigjen Pol Lunatical_ReinaLR.
Sorotan terhadap krisis kedisiplinan ini kemudian disempurnakan oleh teguran langsung dari AKP TalithaCathlynia selaku PLT AS SDM. Menurut keterangannya, kelulusan dan penyematan pangkat ini resmi menjadi babak baru yang menuntut adab tinggi, bukan sekadar perombakan posisi semata.
"Kalian udah bukan siswa lagi, jaga adab kalian. Jangan mentang-mentang kalian udah bintara jangan sombong sama bawahannya," ucap AKP TalithaCathlynia.
Setelah seluruh amanat penuh ketegangan tersebut selesai disampaikan, rangkaian upacara akhirnya ditutup. Para lulusan Siswa Sekolah Bintara langsung merapatkan barisan untuk melakukan sesi foto bersama, mengukuhkan tekad mereka yang sukses menembus ancaman di lapangan terbuka.




💬 Komentar ...
Login dengan akun Roblox untuk berkomentar
Login dengan Roblox