43 Anggota Sabhara Baru Resmi Dilantik, Tradisi 'Mandi' Water Cannon Warnai Pembaretan Letting 89

SIDOARJO, LINTARAYA NEWS - Sebanyak 43 siswa resmi menyandang status sebagai anggota Korps Sabhara setelah melewati Sidang Penentu Akhir (Pantukhir) dan Upacara Pembaretan yang digelar di Lapangan, Senin (12/01/2026). Momen kelulusan Angkatan (Letting) 89 ini diwarnai dengan tradisi unik penyiraman massal menggunakan kendaraan taktis (rantis) Water Cannon.


GambarSidang Pantukhir Sabhara (Foto: LINTARAYA/adeyid)


Upacara dipimpin langsung oleh Dirpamobvit, AKBP Rizky201015, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam suasana khidmat, puluhan siswa yang semula mengenakan kemeja putih siswa, secara simbolis mengenakan selempang wisuda Sabhara dengan baret kebanggaan. Di datangi oleh beberapa tamu dari AL dan divisi Propam serta beberapa tamu VVIP lainnya.


Lintaraya News mencatat bahwa rata-rata dari nilai hasil sidang pantukhir dari anggota baru Sabhara letting 89 T.A.2026 memiliki nilai yang memuaskan, dari 80-100.


"Baret yang nanti kalian kenakan ini merupakan tanda kehormatan kalian telah diterima sepenuhnya di divisi Korps Samapta Bhayangkara," tegas AKBP Rizky201015 dalam amanatnya, mengingatkan besarnya tanggung jawab yang melekat pada baret tersebut.


Di balik euforia kelulusan, peringatan keras turut disampaikan oleh Dirpamobvit AKBP Rizky201015. Ia menekankan bahwa masa awal penugasan adalah masa kritis. "Selama satu bulan ini kalian tidak boleh terkena kasus. Jika terkena kasus, maka langsung akan di-PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat)," ancamnya, menegaskan standar disiplin tanpa kompromi.


"Semoga angakatan ini bisa menjadi anggota yang baik dan berkualitas, baik di lapangan maupun di kantor. Karir kalian bukan hanya disini tetapi akan ada rintangan dan tantangan lainnya," ujar Karo Paminal Propam, Iptu GALAXSY035, memberikan motivasi dan pengingat tentang tantangan yang akan dihadapi di masa mendatang.


GambarPersonel Sabhara baru berbaris dengan rapi dan khidmat mengikuti proses pembaretan (Foto: LINTARAYA/adeyid)


Rangkaian acara ditutup dengan tradisi penyiraman air dari dua unit Water Cannon milik Direktorat Samapta ke arah barisan lulusan. Di bawah guyuran air, para bintara remaja ini merayakan kelulusan mereka, siap diterjunkan sebagai garda terdepan pengendalian massa dan ketertiban umum.


KEMBALI KE HOME

Berita Terkait