Bareskrim Buru Otak Sindikat Narkoba yang Kabur ke Kalimantan, Empat Kaki Tangan Berhasil Diamankan di Jakarta

GRESIK, LINTARAYA NEWS - Operasi senyap tim gabungan Bareskrim dan Jatanras di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (11/01/2026), berujung pada perburuan lintas pulau. Meski aparat berhasil menggulung empat kaki tangan sindikat, target prioritas berinisial AB sukses meloloskan diri dari kepungan dan kini terdeteksi kabur menuju Kalimantan.


Dalam penyergapan yang berlangsung tegang tersebut, petugas mengamankan empat orang jaringan lapis bawah berinisial AL, NA, MN, dan DB. Keempatnya tak berkutik saat digelandang bersama barang bukti untuk interogasi intensif. Namun, sosok AB bergerak licin. Sumber internal menyebut ia menghilang sesaat sebelum tim penindak mendobrak lokasi utama.


Menanggapi lolosnya otak pelaku, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, ImAcVeeL, mengeluarkan ultimatum keras. Ia menegaskan bahwa pelarian ke luar pulau tidak akan menyelamatkan sang bandar dari jerat hukum.


"Polri menegaskan bahwa dalam operasi Bareskrim Polri terhadap sindikat narkoba di Jakarta, jaringan pelaku dan barang bukti utama telah diamankan, sementara target utama selaku otak sindikat melarikan diri ke Kalimantan," tegas ImAcVeeL dalam keterangan resminya.


Pejabat utama Bareskrim tersebut menambahkan bahwa pengejaran kini dilakukan dengan intensitas tinggi dan terukur. "Kami nyatakan secara terbuka bahwa yang bersangkutan sedang diburu secara serius dan terukur, tidak memiliki ruang aman di wilayah mana pun, dan Bareskrim Polri akan menindak tegas," lanjut ImAcVeeL, menutup pernyataannya dengan janji menyeret pelaku ke meja hijau.


Kini, fokus perburuan dialihkan sepenuhnya ke wilayah Kalimantan. Tim khusus dikabarkan tengah mematangkan strategi untuk menyisir lokasi persembunyian AB, meski medan di sana dinilai cukup menantang. Hingga berita ini diturunkan, AB resmi berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang).

KEMBALI KE HOME

Berita Terkait