GRESIK, LINTARAYA NEWS - Wajah kawah candradimuka Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang dipastikan akan berubah total. Presiden Monaaruuuu secara mengejutkan mengumumkan penutupan sementara operasional akademi mulai Minggu (11/1/2026) malam, guna memuluskan jalan bagi renovasi infrastruktur skala masif.
Keputusan ini sekaligus menandai akhir dari era Gedung Graha Detoro, ikon pusat kegiatan yang telah berdiri kokoh selama tiga tahun terakhir. Dalam pengumuman resminya, Presiden menegaskan bahwa perombakan ini bertujuan untuk menyelaraskan fasilitas pendidikan dengan standar dunia nyata (real life).
"Next massive update, say bye to Gedung Graha Detoro yang sdh 3 tahun bersama kita. New update sesuai dengan layout real life, say hello to Graha Oetomo," ujar Monaaruuuu dalam keterangan tertulisnya kepada seluruh jajaran, Minggu siang.
Proyek raksasa ini tidak hanya menyasar gedung utama. Fasilitas Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) juga dilaporkan telah rampung direvitalisasi dengan desain interior modern, termasuk ruang podcast dan kantor yang lebih representatif.
Selain infrastruktur bangunan, pembaruan alat utama sistem senjata (Alutsista) dan kendaraan dinas turut dilakukan. Unit operasional Bareskrim Jatanras kini resmi beralih menggunakan Pajero Montero, menggantikan armada Innova lama guna menunjang mobilitas tinggi di lapangan.
Presiden juga memerintahkan tim teknis untuk membereskan berbagai kendala sistem yang selama ini dikeluhkan, mulai dari tembok tak kasat mata (invisible wall) hingga masalah loker barak. "AKPOL akan di close untuk beberapa hari menjalani renovasi dan fix bug tingkat dewa," tegas Monaaruuuu menutup instruksinya.



