Roblox Matikan Jalur Uang Gratis, Game PLS DONATE Terancam Mati pada 5 Hari ke-depan di Tengah Tudingan Monopoli

MOJOKERTO, LINTARAYA NEWS - Jalurnya diputus. Uangnya ditahan. Mulai 29 Mei 2026. Inilah mimpi buruk yang kini menghantui jutaan pemain Roblox di seluruh dunia, dan kali ini korbannya adalah mereka yang selama ini mencari pendapatan secara gratis.


Sejak pengumuman resmi dirilis awal bulan ini, gelombang kepanikan membanjiri DevForum Roblox dan Reddit. Para pemain gratisan dan pengembang gim donasi melaporkan hal yang sama: fitur cross-game sales atau penjualan lintas gim akan dibekukan sepenuhnya. Transaksi tidak akan bisa lagi dilakukan lewat lapak pihak ketiga. Gim raksasa dengan lima miliar kunjungan seperti PLS DONATE, yang selama ini menjadi mesin pencetak Robux bagi pemain tanpa modal, terancam mati total. Staf Roblox dengan nama dinobotsnarl824 mengonfirmasi bahwa penutupan fitur ini dilakukan secara permanen.


GambarScreenshot di dalam DevForum Roblox (Foto: LINTARAYA/Dok-Pribadi)

Korporasi punya alasan, dan alasannya adalah keamanan. dinobotsnarl824 menulis bahwa Roblox mematikan fitur ini secara spesifik untuk ".. protect players from fraud and exploitation ..." tanpa rincian pengecualian. Ia menambahkan bahwa reaksi perbaikan sudah disiapkan melalui sistem baru bernama Transfers API. Namun, kemarahan komunitas langsung meledak ketika syarat dari sistem baru ini terungkap ke publik. Satu-satunya jalan untuk saling mengirim dana kini dikunci di balik payung layanan berlangganan berbayar bernama Roblox Plus.


Kemarahan komunitas bukan hanya soal hilangnya fitur gratis. Kreator bernama BlazeKickStew melaporkan secara eksplisit bahwa kebijakan ini akan membunuh seluruh gim donasi tanpa sisa. Kreator lain bernama Solyman_Jami memohon agar perusahaan melihat kembali dampak keputusannya, menyebut ini sebagai "the worst decision I've seen Roblox make in a very long time". Yang paling ironis datang dari seorang kreator bernama Coatesultimate1, yang memprediksi bahwa platform ini pada akhirnya "becomes entirely impossible to earn on this platform for free".


Di Reddit, situasinya tidak lebih tenang. Sejumlah pengguna secara eksplisit menyebut pembaruan ini sebagai taktik kotor yang diterapkan secara sepihak untuk memaksa pemain berlangganan. Satu kreator menyimpulkan situasi ini dengan kalimat yang langsung menjadi viral di kalangan komunitas developer. Di forum yang sama, AskForHeaven menyatakan bahwa perusahaan tidak bisa terus memperlakukan kreator sebagai "collateral damage" atau tumbal, sementara BlxxedSharkie menyebut cara Roblox membungkus pembaruan monetisasi ini sebagai "guised as 'security'" atau murni komersialisasi berkedok keamanan.


Kecurigaan komunitas bertambah dalam ketika mereka menghubungkan masalah ini dengan arah kebijakan Roblox yang lebih besar. Dalam rilis terbarunya, Roblox memperkenalkan syarat batas transfer maksimal hanya 500 Robux per hari dan 1.000 Robux per bulan. Selain itu, sistem baru ini mewajibkan pengguna berusia 18 tahun ke atas atau mengantongi izin orang tua untuk setiap transaksi. Komunitas membaca pola ini sebagai upaya sistematis untuk mematikan ekosistem pemain independen dan mendorong pengguna beralih ke layanan berlangganan yang lebih menguntungkan pemegang saham korporasi.


Ada satu dampak teknis yang juga disoroti komunitas. Sebelum sistem ini berubah, ada celah yang dimanfaatkan penipu untuk mencuci uang hasil eksploitasi melalui penjualan gim lintas platform. Dengan penutupan fitur dan pembatasan 1.000 Robux per bulan, celah pencucian uang itu tertutup rapat karena transaksi diawasi lebih ketat. Komunitas mengakui efek samping positif ini ada, tapi menolak keras jika jutaan pemain jujur harus kehilangan mata pencaharian utama mereka sebagai tebusannya.

💬 Komentar ...

Memuat komentar...
KEMBALI KE HOME

Berita Terkait