Seleksi 'Brutal' AKMIL Angkatan Ke-2: Dari 84 Pendaftar, Hanya 20 Catar Lolos ke Kawah Candradimuka

LINTARAYA NEWS - Perjuangan panjang para pemuda di Magelang untuk menembus gerbang Akademi Militer (Akmil) Angkatan ke-2 TNI Angkatan Darat akhirnya tuntas pada Rabu (21/1/2026). Sidang Pantukhir Terbuka hari itu menjadi saksi betapa ketatnya saringan masuk menjadi calon perwira, di mana mayoritas pendaftar harus pulang dengan tangan hampa.


Mengutip data Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) yang dirilis Kamis (22/1/2026), antusiasme pendaftar sebenarnya sangat tinggi. Tercatat ada 84 orang yang melakukan registrasi awal. Namun, seleksi militer memang tidak main-main. Di tahap seleksi awal saja, jumlah peserta langsung terpangkas hingga tersisa 54 orang.


Ujian makin berat saat masuk ke tes fisik, kesehatan, dan mental ideologi. Di fase ini, banyak yang berguguran hingga hanya menyisakan 37 peserta yang sanggup bertahan sampai ke depan pintu Pantukhir.


Drama sesungguhnya terjadi di sidang penentuan akhir. Palu keputusan akhirnya diketuk: Hanya 20 orang yang dinyatakan lulus dan berhak lanjut ke pendidikan taruna. Artinya, dari 84 orang yang bermimpi di awal, 64 di antaranya harus menerima kenyataan pahit tahun ini.


Berdasarkan berita resmi yang ditayangkan TVRI, proses seleksi ini dijaga ketat transparansi dan objektivitasnya. TNI AD menegaskan tidak ada kompromi soal kualitas, karena mereka mencari bibit perwira yang tak cuma kuat fisik, tapi juga punya integritas dan nasionalisme tinggi.


Terkait hasil ini, PLT Kadispenad menitipkan pesan moral bagi peserta yang belum berhasil. "Bagi catar yang belum lulus pada AKMIL Angkatan ke-2 ini jangan pernah patah semangat, terus mencoba dan belajar kembali dari kegagalan sebelumnya," tulis keterangan resmi tersebut, memberi dorongan agar mereka bangkit lagi di kesempatan berikutnya.

KEMBALI KE HOME

Berita Terkait